Sabtu, 22 November 2014

DO'A-DO'A SEHARI-HARI



~ Bacaan Ketika Keluar Dari Rumah ~

ِبِسْمِ اللهِ ، تَوَكَّلْـتُ عَلَى اللهِ وَلا حَوْلَ وَلا قُـوَّةَ إِلاّ بِالله

Bismi l-lâhi, tawakkaltu 'alâ l-lâhi, wa lâ hawla wa lâ quwwata illâ bi-l-lâhi.

Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepadaNya, dan tiada daya dan upaya kecuali karena perto-longan Allah.

(Abu Daud 5095 & Tirmidzi 3426)


~ Bacaan Apabila Masuk Rumah ~


بِسْـمِ اللهِ وَلَجْنـَا، وَبِسْـمِ اللهِ خَـرَجْنَـا، وَعَلـى رَبِّنـا تَوَكّلْـنَا

Bismi l-lâhi walajnâ, wa bismi l-lâhi kharajnâ, wa 'alâ l-lâhi tawakkalnâ.

“Dengan nama Allah, kami masuk (ke rumah), dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian mengucapkan salam kepada keluarga-nya.

(Abu Daud 5096 & dihasankan sanadnya oleh Ibnu Baz)

🌿🌿🌿🌿🌿

~ Doa Ketika Mengenakan Pakaian ~

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الّذِيْ كَسَانِيْ هَذَا (الثّوْبَ) وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَـيـْرِ حَوْلٍ مِنّيْ وَلاَ قُـوَّةٍ

Al hamdu li-l-lâhi l-ladhî kasânî hadhâ th-thawbawa razaqanîhi min ghayri hawlin minnî wa lâ quwwatin.

Segala puji bagi Allah yang memberi pakaian ini kepadaku sebagai rezeki daripadaNya tanpa daya dan kekuatan dariku

(Abu Daud 4023, Tirmidzi 3458, Ibnu Majah 3285, & dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Irwa' Al-Ghalil 7/47)


~ Doa Tamu Kepada Orang Yang Menghidangkan Makanan ~

اَللَّهُـمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْـتَهُمْ، وَاغْفِـرْ لَهُـمْ وَارْحَمْهُمْ

Allâhumma bârik lahum fîmâ razaqtahum wa ghfir lahum wa rhamhum.

"Ya Allah, berilah berkah apa yang Engkau rezekikan kepada mereka, ampunilah dan belas kasihanilah mereka."
(Muslim 3/1615)

~ Berdoa Untuk Orang Yang Memberi Minuman ~

اللّهُـمَّ أَطْعِمْ مَن أَطْعَمَنِي، وَاسْقِ مَنْ سَقَانِي

Allâhumma ath'im man ath'amanî wa sqi man saqânî.

"Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku."
(Muslim 3/126)
~Doa Sebelum Makan~

بِسْمِ الله

Bismi l-lâhi.

"Dengan nama Allah."

dan jika lupa membacanya di awal makan, hendaklah membaca:

بِسْمِ اللهِ في أَوَّلِهِ وَآخِـرِه

Bismi l-lâhi fî awwalihi wa âkhirihi.

"Dengan nama Allah di awalnya dan di akhirnya."

(Shahih At-Tirmidzi 2/167)


~Doa Setelah Makan~

الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـِي هَـذَا وَرَزَقَنِـيْهِ مِنْ غَـيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّة

Al hamdu li-l-lâhi l-ladzî ath'amanî hâdzâ wa razaqanîhi min ghayri hawlin minnî wa lâ quwwatin.

"Segala puji bagi Allah yang memberi makan ini kepadaku dan yang memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku."

(Shahih At-Tirmidzi 3/159)


~Doa Ketika Berbuka Bagi Orang Yang Berpuasa~

ذَهَـبَ الظَّمَـأُ، وَابْتَلَّـتِ العُـرُوْقُ، وَثَبَـتَ الأجْـرُ إِنْ شَـاءَ اللهُ

Dzahaba zh-zhama'u wa btallati-l-'urûqu wa thabata-l-ajru in shâ'a l-lâhu.

"Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah."

(Abu Dawud 2/306, Shahih Al-Jami 4/209)

"Doa Apabila Berbuka Di Rumah Orang"

أَفْطَـرَ عِنْدَكُمُ الصّـائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَـكُمُ الأبْـرَارُ، وَصَلَّـتْ عَلَـيْكُمُ الْمَلاَئِكَـةُ

Afthara 'indakumu s-sâ'imûna, wa akala ta'âmakumu-l-abrâru, wa shallat 'alaykumu-l-malâ'ikatu.

"Semoga orang-orang yang ber-puasa berbuka di sisimu dan orang-orang yang baik makan makananmu, serta malaikat mendoakannya, agar kamu mendapat rahmat."

(Shahih Abu Dawud 2/730)

Rabu, 12 November 2014

Penyakit Hati


"Ujub"


A. Pengertian
            Tahukah engkau apa itu ujub? Ujub adalah salah satu penyakit hati yg bisa menghapus amal-amal shalih. Pengertian rincinya sbb:

1.Pengertian Bahasa:

            Ujub => sombong & angkuh. Org yg ujub adalah org yg sombong dgn apa yg ada pd dirinya apakah itu baik atau buruk. Disebut seseorang ujub pd dirinya jika dia tinggi hati dan sombong dgn pemikiran & dirinya. Intinya ujub itu menunjukkan kesombongan krn adanya sesuatu.

2. Pengertian Istilah:

            Al-Jarjani rahimahullah berkata: Ujub: seseorang merasa berhak pd kedudukan tertentu yg sebenarnya dia tdk berhak mendapatkannya.
            Al-Ghazali rahimahullah berkata: Ujub: mengagungkan nikmat & condong pdnya dgn melalaikan kpd siapa harusnya nikmat itu disandarkan.
            Ahmad bin Yahya rahimahullah berkata: Ujub: rasa senang krn memperoleh sesuatu diiringi dgn membangga-banggakannya pd org yg tdk memperoleh sesuatu seperti yg dia dpt dgn ucapan atau yg semisalnya dlm hal melakukan, meninggalkan, atau meyakini sesuatu.

            Dengan pengertian ujub ini mari kita koreksi diri, adakah sifat ujub dlm diri kita? Jika tdk ada maka bersyukurlah kpd Allah atas nikmat yg besar ini! Tapi jika sebaliknya maka mintalah pertolongan pd Allah agar dimudahkan utk menghilangkannya!

            Ibnu Qudamah rahimahullah berkata: Ketahuilah bhw ujub itu mengajak pd sifat sombong krn ujub merupakan salah satu sebab munculnya kesombongan. Dan sifat sombong adalah sumber kebinasaan yg bertumpuk. Kesombongan yg dimaksud ini adalah sombong thd sesama makhluk.

B. Dampak

            Ketahuilah, bahwa penyakit ujub ini sangat halus menyelinap dlm hati. Sungguh kondisi hati yg terserang penyakit ujub itu sangat kronis. Tdk ada yg bisa menyembuhkannya kecuali kembali kpd Allah dengan bertaubat padaNya.

Bahaya besar akan mengancam seseorang yg hatinya terjangkit penyakit ini, diantaranya:

1. Ujub memalingkan dari syukur kpd Alloh menjadi syukur pd dirinya sendiri.

2. Ujub memalingkan dari pujian kpd Allah yg memang merupakan hakNya menjadi pujian pd dirinya sendiri yg tdk berhak.

3. Ujub memalingkan rasa rendah diri di hadapan Alloh menjadi sombong, tertipu, & bangga dgn amal-amal perbuatan.

4. Ujub memalingkan dari menghormati org lain & mengetahui kedudukan mrk menjadi menghinakan mrk dan mengingkari hak-hak mrk.

5. Ujub menghapus amal-amal shalih.

6. Ujub membutakan mata dari melihat perbuatan2 baik.

7. Ujub mendorong seseorang melakukan perbuatan2 tercela.

Al-Mawardi rahimahullah berkata: Ujub menutupi perbuatan2 baik & menampakkan perbuatan2 buruk, mendorong perbuatan2 tercela & menghalangi perbuatan2 utama. Sombong mengundang murka yg tiada batas & ujub menggiring pada kebodohan tak berbatas. Ujub memadamkan perbuatan2 baik yg tersebar & merampas perbuatan2 utama yg tersohor. Jauhilah olehmu perbuatan buruk yg menghapus semua kebaikan & perbuatan tercela yg menghancurkan semua keutamaan, diiringi perbuatan yg membangkitkan kemarahan & menumbuhkan kedengkian"

C. Hukum Berbuat Ujub

            Ketahuilah bhw hukum ujub adalah haram krn termasuk salah satu bentuk syirik.
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: Banyak dalil menghubungkan riya' dgn ujub. Riya' termasuk menyekutukan Allah dgn makhluk sementara ujub termasuk menyekutukan Allah dgn diri sendiri & inilah keadaan org sombong. Org yg riya' tdk mengamalkan: (hanya kpdMu kami beribadah) & org yg ujub tdk mengamalkan: (hanya kpdMu kami mohon pertolongan). Barangsiapa mengamalkan: (hanya kpdMu kami beribadah) maka dia telah bebas dari riya' & barangsiapa mengamalkan: (hanya kpdMu kami mohon pertolongan) maka dia telah bebas dari ujub.

            Abu Hamid Al-Ghazali rahimahullah berkata: Ketahuilah bhw ujub itu tercela dlm Al-Quran & Sunnah. Allah taala berfirman:

وَيَوْمَ حُنَيْنٍ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْئًاَ

dan (ingatlah) perang Hunain, yaitu diwaktu kalian menjadi ujub krn banyaknya jumlah kalian, maka jumlah yg banyak itu tdk memberi manfaat kpd kalian sedikitpun. (QS At-Taubah: 25)

Dlm ayat ini Allah mengingkari ujub mrk krn jumlah yg banyak.

وَظَنُّوا أَنَّهُم مَّانِعَتُهُمْ حُصُونُهُم مِّنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا

& mrk yakin bhw benteng2 mrk dpt mempertahankan mrk dari (siksa) Allah; maka Allah mendatangkan kpd mrk (hukuman) dari arah yg tdk mrk sangka2.  (QS Al-Hasyr: 2)

Dlm ayat ini Allah membantah ujub org² kafir krn benteng & kekuatan militer mrk.

وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

sedangkan mrk menyangka bhw mrk berbuat sebaik-baiknya. (QS Al-Kahf: 104)

Ayat ini juga menerangkan ttg ujub krn amal. Kadang² seseorang merasa ujub krn amal yg salah seperti dia ujub krn amal yg benar.

            Mudah²an ayat2 ini bisa menjadi pelajaran berharga demi bersihnya hati kita dari sifat ujub.

D. Hukuman Bagi Orang Yang Ujub

            Rasulullah bersabda menceritakan hukuman bagi org yg ujub:

ﺑَﻴْﻨَﻤَﺎ ﺭَﺟُﻞٌ ﻳَﻤْﺸِﻲ ﻓِﻲ ﺣُﻠَّﺔٍ ﺗُﻌْﺠِﺒُﻪُ ﻧَﻔْﺴُﻪُ ﻣُﺮَﺟِّﻞٌ ﺟُﻤَّﺘَﻪُ ﺇِﺫْ ﺧَﺴَﻒَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﻳَﺘَﺠَﻠْﺠَﻞُ ﺇِﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔ

Ketika seseorang sedang berjalan mengenakan pakaian dgn merasa ujub pd dirinya & rambut tersisir dgn baik, tiba² Alloh tenggelamkan ke bumi, krn itu dia masuk ke perut bumi dlm keadaan tergoncang & terlempar dari satu celah ke celah yg lain hingga hari kiamat. (HR Bukhari)

            Dalam riwayat Muslim: karena itu dia masuk ke perut bumi dalam keadaan tergoncang & terlempar dari satu celah ke celah yg lain dlm bumi sampai terjadi hari kiamat.

Sabda beliau: (tiba- tiba Alloh tenggelamkan ke bumi) menunjukkan cepatnya kejadian itu menimpanya.

Dlm hadits lain Rasulullah bersabda:

ﺛَﻼﺙٌ ﻣُﻬْﻠِﻜَﺎﺕٌ: ﺷُﺢٌّ ﻣُﻄَﺎﻉٌ، ﻭَﻫَﻮًﻯ ﻣُﺘَّﺒَﻊٌ، ﻭَﺇِﻋْﺠَﺎﺏُ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀِ ﺑِﻨَﻔْﺴِﻪِ

Tiga perkara yang membinasakan: kikir yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, & seseorang ujub dengan dirinya. (HR Baihaqi & dinilai hasan oleh Al-Albani)

            Al-Qurtubi berkata: Seseorang ujub pada dirinya yaitu dia menilai dirinya dengan pandangan sempurna dengan melupakan nikmat Alloh. Jika itu diiringi meremehkan yang lain maka disebut sombong.

Saudaraku, marilah kita lihat jauh ke dalam hati kita masing-masing adakah ujub disana? Jika ada mari kita belajar untuk menghilangkannya, mudah-mudahan orang yang diceritakan dalam hadits itu bukan kita.

Ya Alloh sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari sifat ujub maka jauhkanlah kami darinya.

~SEMOGA BERMANFAAT~