Jumat, 12 Desember 2014

Khutbah Ibnu Jauzi Pada Saat Perang Salib 2


    


 Tidak ada kata yang lebih mewakili untuk disampaikan kepada mukhoddzilin(para penggembos) dari ummat ini, kecuali salah satu kisah mengenai khutbah Ibnu Jauzi kepada kaum muslimin tatkala perang salib 2 dilancarkan bumi Islam
"Wahai manusia, mengapa kaliyan lupakan dien kaliyan ? "
"Mengapa kaliyan meninggalkan 'IZZAH' kaliyan ?"
"Mengapa kaliyan tidak mau menolong Agama ALLOH, sehingga ALLOH pun tidak menolong kaliyan "
"Kaliyan sangka 'IZZAH' itu milik orang musyrik, padahal ALLOH jadikan 'IZZAH' itu milik ALLOH dan Rasul-Nya dan orang-orang beriman."
"Celaka kaliyan ! tidakkah pedih dan terluka hati kaliyan melihat musuh ALLOH dan musuh kaliyan menyerang tanah air kaliyan yang telah disirami bapak-bapak kaliyan dengan darah. Musuh menghina dan memperbudak kaliyan, padahal kaliyan dulu adalah pemimpin dunia. Tidakkah hati kaliyan bergetar dan emosi kaliyan menggelegak melihat saudara-saudara kaliyan dikepung dan disiksa dengan berbagai siksaan oleh musuh."
"Apakah kaliyan hanya makan minum dan bernikmat-nikmad dengan kelezatan hidup, sementara saudara-saudara kaliyan disana berselimut jilatan api, bergelut dengan kobarannya dan tidur diatas bara? "

"Wahai Manusia ! "
"Sungguh, perang suci telah dimulai, penyeru JIHAD telah memanggil, pintu -pintu langit telah terbuka, jika kaliyan tidak mau menjadi pasukan perang..."
"Bukalah jalan untuk kaum wanita agar mereka berperang.."
"Pergi saja kaliyan"
"Ambilah jilbab dan celak mata, Wahai wanita bersorban dan berjenggot."


"Jika tidak...pergilah mengambil kuda-kuda, ini tali kekangnya untuk kaliyan"
"Wahai manusia... tahukah kaliyan dari apa tali kekang ini dibuat ?"
"Kaum wanita telah memintalnya dari rambut mereka, karena mereka tak punya apa-apa lagi selain itu."
"Demi ALLOH ! ini adalah gelungan rambut wanita-wanita pingitan yang belum pernah tersentuh sinar matahati karena mereka sangat menjaga dan melindunginya"
"Mereka terpaksa memotongnya karena zaman bercinta tlah berakhir dan babak perang suci dimulai, babak baru JIHAD Fi SABILILLAH."

"Jika kaliyan tak sanggup mengendalikan kuda, ambil saja tali kekang ini, jadikan kuncir dan gelung rambut kaliyan, sebab tali ini terbuat dari rambut wanita, sungguh telah mati perasaan dalam diri kaliyan"

            Setelah itu beliau melempar tali kekang itu dari atas mimbar di hadapan khalayak ramai dan seraya berteriak :

"Begeraklah wahai tiang-tiang masjid, retaklah wahai bebatuan, dan terbakarlah wahai hati, sungguh hati ini sakit dan terbakar, para lelaki telah meninggalkan rujulah(kejantanan) mereka."

            Semoga ALLOH merahmati beliau Ibnul Jauzi. Jika kepada orang-orang yang kekuasaannya telah mencapai Andalusia dan Bilath Syuhada saja engkau mengatakan seperti itu, lalu apa kiranya yang akan engkau katakan kepada ummat di zaman kami ini ? dan sebutan apa yang pantas untuk kami, jika engkau melihat keadaan kami hari ini ?